Jumat, 12 September 2014


PERANCANGAN TEST RIG DAN PENGUJIAN AWAL PENGUKURAN SUARA SILENT CHAIN

Undergraduate Theses from JBPTITBPP / 2009-03-02 12:51:54
Oleh : MUGI LAKSONO (NIM 13103037), S1 - Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 8 file
Pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia terus meningkat sepanjang tahun. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) memperkirakan bahwa jumlah penjualan sepeda motor di seluruh Indonesia akan mencapai 5,4 juta unit pada akhir tahun 2008. Faktor krisis ekonomi dan naiknya harga bahan bakar menyebabkan masyarakat beralih menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi utama. Salah satu sektor industri yang menopang produksi sepeda motor adalah industri komponen.
Salah satu komponen sepeda motor yang telah dapat diproduksi di Indonesia adalah silent chain. Silent chain berfungsi untuk mentransmisikan daya dari putaran poros engkol ke poros kam. Keunggulan silent chain dibandingkan dengan roller chain yaitu memiliki komponen yang lebih sedikit dan dapat mengurangi gaya impak akibat gerak chordal saat rantai menumbuk sproketnya.
Untuk mengembangkan desain komponen silent chain yang lebih baik maka salah satu parameter yang dapat ditinjau adalah parameter kebisingan rantai. Untuk memperoleh data-data pengukuran kebisingan yang baik maka diperlukan test rig yang dapat menunjukkan keadaan silent chain saat beroperasi di dalam mesin sepeda motor. Perancangan test rig merujuk pada desain test rig elongasi rantai yang dimiliki PT. FSCM Mfg Indonesia sebagai salah satu produsen rantai sepeda motor. Desain ketiga dipilih dari tiga desain yang diajukan dengan menggunakan analisis perbandingan desain.
Test rig terdiri dari ruang isolasi suara, mikrofon, motor induksi dan inverter, transmisi sabuk dan rangka. Pengukuran kebisingan dilakukan dalam ruang isolasi suara dengan menggunakan perangkat pengukuran yang terdiri dari mikrofon, soundcard, perangkat lunak akuisisi data, perangkat lunak pengolah data dan display. Hasil pengukuran awal tersebut menunjukkan adanya sinyal-sinyal suara dominan yang berasal dari silent chain dan tampak adanya korelasi dengan ciri-ciri sinyal getaran rantai teoritis.


ANALISIS KERUGIAN GESEK DAN EFISIENSI VOLUMETRIK PADA SISTEM KATUP PUTAR MOTOR BAKAR TORAK

Master Theses from JBPTITBPP / 2009-03-11 15:20:12
Oleh : EDWARD WAWOLUMAYA (NIM 23107025), S2 - Mechanical Engineering
Dibuat : 2008, dengan 8 file.
Sistem katup putar merupakan pengembangan dari sistem katup konvensional yang masih menggunakan poros kam. Pada penelitian ini dilakukan analisis kerugian gesek dan efisiensi volumetrik pada prototipe sistem katup putar untuk mengetahui sistem katup yang lebih baik.
Mekanisme sistem katup putar dibuat ulang untuk keperluan pengujian gesekan dan volumetrik. Hasil rancangan diaplikasikan pada mesin sepeda motor tipe Honda Kirana. Alat uji gesek dirancang untuk menguji gesekan total dari torak, cincin torak, sistem katup, mekanisme penggerak sistem katup, dan bantalan-bantalan. Alat uji volumetrik dirancang untuk menguji kerugian volumetrik dari mesin sepeda motor saat langkah isap.
Dalam penelitian ini, perancangan dan pembuatan prototipe sistem katup putar dan alat uji dilakukan terpisah. Metoda yang digunakan untuk melakukan pengujian kerugian gesek adalah metoda motoring. Pada pengujian ini motor listrik digunakan untuk memutar mesin sepeda motor. Torsi yang digunakan untuk melawan putaran mesin sepeda motor diukur untuk mengetahui besar dari kerugian gesek mesin tersebut. Efisiensi volumetrik dicari dengan mengukur debit udara masuk dengan menggunakan anemometer.
Hasil yang akan didapat pada pengujian ini adalah perbandingan kerugian gesek dan debit udara yang diisap oleh sistem katup putar dan konvensional. Dari hasil pengujian, selisih rata-rata daya akibat kerugian gesek dari sistem katup putar dan sistem katup konvensional adalah 79,45 W. Sedangkan selisih rata-rata persentase efisiensi volumetrik adalah 8,87%. Dengan demikian diketahui bahwa sistem katup konvensional memiliki kerugian gesek dan efisiensi volumetrik yang lebih baik daripada prototipe sistem katup putar yang dibuat.


PENGARUH WAKTU AUSTENITISASI PADA PROSES PELARUTAN KARBIDA BAJA MANGAN AUSTENITIK

Journal from JBPTITBPP / 2013-07-18 11:02:39
Oleh : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri - Institut Teknologi Bandung, Department of Mechanical Engineering
Dibuat : 2007-04, dengan 5 file
Baja mangan austenitik digunakan pada komponen dengan ketahanan aus yang baik dan mampu menahan beban impak. Contoh aplikasinya yaitu sebagai rock crushers dan dredge buckets di industri pertambangan, sebagai grinding mills di industri semen dan sebagai bagian kepala frogs reI kereta api di industri transportasi. Namun baja mangan austenitik hasil pengecoran memiliki kekurangan, yaitu sifat yang cukup getas serta ketangguhan yang masih rendah akibat adanya karbida. Oleh karena itu untuk memperbaikinya maka baja mangan austenitik hasil pengecoran harus melalui proses solution treatment untuk melarutkan karbida ke dalam fasa austenit.
 Pada penelitian ini, dilakukan pula proses pembuatan spesimen dengan tebal yang bervariasi yaitu 2, 3, 4 dan 5 in, untuk mengetahui pengaruh dimensi pada sifat dari produk yang dibuat. Masing-masing spesimen diperoleh dengan proses pengecoran dengan komposisi kimia sesuai standar ASTM A 128 grade A. Setelah itu, dilakukanlah proses solution treatment dengan metode step heating dengan temperatur 575oC dan 1050oC dan waktu pemanasan yang ditentukan sesuai dengan referensi.
 Temperatur pemanasan ditentukan berdasarkan Diagram Fasa Fe-Mn-C dan penelitian sebelumnya. Waktu penahanan ditentukan berdasarkan pemodelan perpindahan panas dan literatur. Kemudian pengaruh dari metode solution treatment terhadap struktur mikro, ukuran butir dan kekerasan pada keempat macam spesimen tersebut diamati untuk menentukan waktu solution treatment yang paling optimal. Sasaran akhir dari penelitian ini adalah dihasilkannya metode perlakuan panas yang tepat, untuk menghasilkan sifat-sifat paduan yang diinginkan dan dalam kasus ini didapatkan kekerasan 160 HB.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar