Representasi nilai-nilai budaya dalam iklan rokok pada televisi swasta
Indonesia.
N/A
Master Theses from JBPTITBPP / 2002-02-14 11:51:00
Oleh : Rosa Karnita, S2 - Design
Dibuat : 1999-07-00, dengan 1 file
Keyword : iklan, rokok, televisi
Nomor Panggil (DDC) : T 741.67 KAR
Sumber pengambilan dokumen : Program Magister Senirupa dan Desain. program Pascasarjana ITB
Oleh : Rosa Karnita, S2 - Design
Dibuat : 1999-07-00, dengan 1 file
Keyword : iklan, rokok, televisi
Nomor Panggil (DDC) : T 741.67 KAR
Sumber pengambilan dokumen : Program Magister Senirupa dan Desain. program Pascasarjana ITB
Membicarakan iklan televisi
melalui perspektif kebudayaan merupakan hal yang tak akan habis untuk
dibicarakan karena menyangkut permasalahan yang luas dan rumit. Iklan bertujuan
untuk memberikan rangsangan kepada khalayak sasarannya agar tercipta kondisi
jual beli, iklan televisi pun demikian halnya. Untuk menjangkau sasaran yang
lebih luas, akan lebih efektif bagi pengiklan bila menggunakan media ini.
Sementara bila ditinjau dari sudut pandang
kebudayaan, iklan-iklan televisi dipandang lebih banyak mengandung sisi negatif
daripada sisi positifnya. Dari sekian banyak jenis iklan produk konsumsi yang
muncul di televisi, peneliti tertarik untuk meneliti iklan-iklan rokok yang
kini semakin banyak muncul di televisi. Iklan rokok dalam merepresentasikan
produknya memiliki cara yang berbeda dengan produk lain, karena banyak aturan
yang mengikat untuk mengiklankan produknya tidak seperti yang diperlakukan
untuk produk selain rokok. Alhasil, iklan-iklan rokok tampil dengan citra-citra
yang mencerminkan produknya, khalayak sasarannya atau perusahaannya. Ide-ide
kreatif yang muncul di baik tekanan-tekanan tersebut ternyata malah membuat
iklan-iklan rokok lebih sukses dalam mempengaruhi orang untuk merokok.
Pendekatan emosional yang digunakan oleh pengiklan sangat cocok untuk
mempengaruhi orang untuk merokok, karena kebutuhan untuk merokok juga bersifat
emosional.
Nampaknya gejala ini
belum disadari sepenuhnya oleh pemerintah kita, disamping permasalahan
dilematis mengenai rokok yang sulit dikendalikan oleh mereka. Berdasarkan
fenomena diatas, maka peneliti berusaha mengangkat iklan-iklan rokok pada media
televisi untuk diteliti dengan menggunakan pendekatan semiotik untuk tujuan
merepresentasikan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam iklan-iklan rokok pada
media televisi, sehingga hasil penelitian ini dapat membuktikan dugaan-dugaan
negatif terhadap iklan-iklan rokok yang muncul di
televisi
televisi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar