MICROCELLULAR
INJECTION MOLDING SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PEMBUATAN PRODUK PLASTIK
MICROCELLULAR INJECTION MOLDING AS AN ALTERNATIVE FOR MANUFACTURING
PLASTIC PRODUCTS
Seiring dengan
berkembangnya teknologi injection molding sekarang ini, proses injection
molding yang sudah ada dapat diganti dengan metode yang lebih baik.
Microcelluar injection molding merupakan salah satu hasil pengembangan dari
conventional injection molding yang mampu menambah kapasitas cavity serta
mengurangi sink mark, warpage dan berat produk tanpa mengganti spesifikasi
mesin. Pada tugas akhir ini akan dirancang microcellular injection mold sebagai
alternatif pembuatan produk plastik.
Proses injeksi ini akan disimulasikan dengan bantuan software Moldflow
Plastic Insight 6.1. Produk yang akan dibuat adalah sebuah tempat margarine
(margarine cube). Hasil simulasi yang berupa nilai sink index, warpage, berat
produk dan waktu injeksi (fill time) akan dipakai sebagai parameter untuk
mengetahui apakah produk cacat atau tidak. Dari penelitian ini dapat diketahui
pengaruh microcellular injection molding pada kasus cetakan margarine cube.
Microcellular injection molding dapat menghasilkan produk yang lebih banyak
karena jumlah cavitynya dapat lebih banyak daripada conventional injection
molding.
Pada kasus ini, conventional
injection molding hanya mampu membuat 2 cavity sedangkan microcellular
injection molding dapat membuat 4 cavity. Selain itu, nilai parameter seperti
fill time, sink index, warpage dan berat produk menunjukkan nilai yang lebih
rendah jika dibandingkan dengan conventional injection molding. Sebagai contoh,
pada microcellular injection molding diperoleh nilai sink index yang mencapai 0
% sedangkan pada conventional injection molding mencapai 1,4 %.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar