Senin, 13 Oktober 2014


MICROCELLULAR INJECTION MOLDING SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PEMBUATAN PRODUK PLASTIK
MICROCELLULAR INJECTION MOLDING AS AN ALTERNATIVE FOR MANUFACTURING PLASTIC PRODUCTS
Seiring dengan berkembangnya teknologi injection molding sekarang ini, proses injection molding yang sudah ada dapat diganti dengan metode yang lebih baik. Microcelluar injection molding merupakan salah satu hasil pengembangan dari conventional injection molding yang mampu menambah kapasitas cavity serta mengurangi sink mark, warpage dan berat produk tanpa mengganti spesifikasi mesin. Pada tugas akhir ini akan dirancang microcellular injection mold sebagai alternatif pembuatan produk plastik.
Proses injeksi ini akan disimulasikan dengan bantuan software Moldflow Plastic Insight 6.1. Produk yang akan dibuat adalah sebuah tempat margarine (margarine cube). Hasil simulasi yang berupa nilai sink index, warpage, berat produk dan waktu injeksi (fill time) akan dipakai sebagai parameter untuk mengetahui apakah produk cacat atau tidak. Dari penelitian ini dapat diketahui pengaruh microcellular injection molding pada kasus cetakan margarine cube. Microcellular injection molding dapat menghasilkan produk yang lebih banyak karena jumlah cavitynya dapat lebih banyak daripada conventional injection molding.
            Pada kasus ini, conventional injection molding hanya mampu membuat 2 cavity sedangkan microcellular injection molding dapat membuat 4 cavity. Selain itu, nilai parameter seperti fill time, sink index, warpage dan berat produk menunjukkan nilai yang lebih rendah jika dibandingkan dengan conventional injection molding. Sebagai contoh, pada microcellular injection molding diperoleh nilai sink index yang mencapai 0 % sedangkan pada conventional injection molding mencapai 1,4 %.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar